Selasa, 16 Mei 2017

Satu pintu tertutup, pintu lain akan terbuka

Apa itu pintu?
Ya, seperti yang kita tahu,
Pintu adalah salah satu jalan untuk memasuki suatu celah.
Suatu ruangan.
Dimana di dalamnya banyak tersimpan rahasia.
Rahasia kehidupan, rahasia yang tak akan kau ketahui jika kau tak membuka pintu itu.

Lalu, kali ini pintu seperti apa yang dimaksud?
Ketahuilah,
Pintu ini bukan sekedar pintu,
Untuk membuka jendela kehidupan yang lebih luas,
Terpapar megah,
Kita harus melewati pintu itu.

Kau tahu pintu apa itu?
Ya, pintu yang akan membawamu ke tujuan hidupmu sebenarnya.
Yang acapkali kau pertanyakan mau dibawa kemana arah hidup ini,
Kita akan tahu pintu mana yang akan terbuka,
Jika kita mengetuk beratus-ratus pintu atau bahkan beribu-ribu.
Ingat, bukan hanya satu. Tetapi, beribu-ribu.

Lantas, apa yang akan kita temukan setelah itu?
Perlu diketahui, kelak setelahnya kita akan mengetahui
Bahwasanya akan ada pintu-pintu lain yang terbuka, ketika kita mengetuk bukan hanya satu pintu
Pintu yang memang akan membawa kita ke suatu tempat terindah,
Menuntun kita kepada kebahagiaan yang sesungguhnya
Kebahagiaan yang selama ini kita cari-cari.

Untuk membukanya, kita tak perlu kunci,
Karena pada dasarnya pintu itu tak terkunci
Namun, kita harus bersabar untuk menanti
Menanti kebahagiaan yang sebenarnya akan ditunjukkan pada kita
Melalui pintu itu,
Pintu yang akan terbuka dari beribu-ribu pintu yang sebelumnya tak berhasil kita ketuk.

Ingatlah akan satu hal!
Ketuklah beribu pintu, maka berjuta pintu akan terbuka untukmu :)

Senin, 12 September 2016

Intuisi itu nyata?



"Mencintaimu adalah yang kedua yang pernah ku lakukan.
Yang pertama adalah menemukanmu.
Kau ada di deretan makhluk penghuni bumi,
Dan hebatnya, radar ini menuntunku padamu.
Tak ada yang kebetulan,
Semua berjalan sesuai takdir dari-Nya.
Dan aku adalah orang kesekian yang percaya akan hal itu."

"Jangan salahkan rasa, 
Salahkan aku,
yang nekat nan berani untuk mencintaimu.
Ku nikmati setiap sendu menahan rindu,
Di detak waktu yang kian mengadu,
Adakah engkau di sudut pintu,
Menungguku,
Wahai penghuni kalbu?"

"Bukan aku yang meminta,
Waktu yang kian tega memberi ruang untuk kita,
Bertemu di sudut khayalan tak bertepi.
Aku hanyalah gadis pengembara yang kesana kemari,
Menebak alur penuh teka-teki,
Bertanya pada diri sendiri,
Apakah bayanganmu nyata?"

"Sendiri bukan berarti menyendiri,
Sepi bukan berarti kesepian,
Sedih bukan berarti kesedihan.
Semua hanya bermodal imbuhan,
Namun berbeda makna.
Aku hanya merasakan yang awal,
Tidak untuk bagian akhir."

"Misteri ini menepis ketajaman mata tak berkedip,
Yang kemudian akrab disapa mata hati,
Kehangatan api tanpa asap,
Seolah mengajakku menari larut dalam kesunyian malam,
Dan bertanya, 'Apa kau bahagia?'"

"Awal tak selalu indah, 
Pun akhir tak selalu muram.
Namun yang sering didengar hanyalah;
Awal itu indah,
Akhir itu pedih nan menyakitkan."

"Ada yang salah dengan diriku,
Entah perasaan mengelabuhi kalbu,
Logika yang miris membisu,
Hati yang berpegang teguh pada pendiriannya,
Tetap bertahan meski diterjang ombak,
Berdiri tegak meski dihantam badai.
Aku ini bodoh, atau kehilangan akal sehat?"

"Terhembus angin dalam ruang intuisi,
Terjebak dalam lubang sanubari,
Menggetarkan pintu hati,
Sambil menggerutu, 'Kemanakah kau pergi?'"

"Intuisi selalu mengarah kepadanya,
Bak kehilangan kesadaran,
Seperti tak sedang memikirkan sesuatu,
Namun tiba-tiba engkau hadir disana,
Di ruang intuisi,
Yang menyimpan banyak teka-teki."

"Tak pernah ku sebodoh ini,
Tetap mencintainya walau tak dicintai,
Tetap mengaguminya walau ia berpaling,
Tetap menunggunya walau semua terlihat sudah tak mungkin,
Sebab rasanya, takdir berkata lain."

"Seperti daun yang jatuh tertiup angin,
Menggulung di atas pasir putih,
Berhembus di udara,
Ku teringat tentang pepatah yang mengatakan;
'buah jatuh tak jauh dari pohonnya',
Begitu pula dengan daun;
Tak jauh dari rantingnya.
Ku dengar suara teriakan,
Namun hanya sunyi sepi yang terasa,
Atau mungkin hanya kalbuku yang menggebu-gebu?"

"Detak waktu terus berjalan,
Ingin rasanya menghentikannya,
Memutar balikkannya kembali,
Memori masa kecil yang amat lugu,
Tak mengenal sedih,
Tak mengenal luka,
Yang ada hanyalah jatuh dari pohon,
Terjatuh dari sepeda,
Tak memikirkan dengan siapa aku merajut cerita nantinya,
Aku hanya terlalu larut dalam kebahagiaan,
Yang perlahan sirna,
Tak pernah menerka-nerka,
Terlalu asik bermain, 
Hingga kesedihan pun enggan menghampiriku,
Saking bahagianya aku."


Tidak diangkat dari kisah nyata.
Bukan curhatan hati juga.
Hanya ingin melampiaskan kata-kata yang kian berlarian di pikiran.
Terimakasih sudah menyempatkan membaca.
Masih sangat amatir dalam merangkai kata.
Namun, tetap ku cinta sastra.

Salam hangat,
Namira.

Minggu, 11 September 2016

Nasihat Islam




Kata-kata inspirasi nan memotivasi berdasarkan kategori:

-Sholat
-Ikhlas
-Tawakal
-Rezeki
-Sedekah
-Dzikir
-Kebahagiaan
-Penyakit hati
-dan lain-lain


"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS. Al-Baqarah:286)

"Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (Sholat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang yang khusyuk." (QS. Al-Baqarah:45)


"Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya." (QS. Ath-Thalaaq:3)

"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram." (QS. Ar-Ra'd:28)

"Maka, sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Al-Insyiraah:5)

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." (QS. Ibrahim:4)

"Di dalam hati terdapat sebuah kegelisahan yang tidak mampu ditenangkan kecuali dengan mendekatkan diri kepada Allah." -Ibnu Qayyim

"Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah." -HR. Al-Baihaqi

"Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya." -HR. Ahmad

"Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan memberinya ganti yang lebih baik." -HR. Ahmad

"Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar." -HR. Al-Hakim

"Tidaklah seseorang mendapatkan pemberian yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran." -HR. Bukhari dan Muslim

"Rasulullah bersabda: "Orang yang ketinggalan shalat Ashar maka sesungguhnya dia laksana kehilangan keluarga & hartanya."" -HR. Bukhari-Muslim

"Kebahagiaan yang paling bahagia ialah panjang umur dalam ketaatan kepada Allah." -HR. Ad-Dailami

"Masalah itu dirancang Allah agar kita semakin dekat dengan-Nya, lalu hadiahnya urusan kita diurus akan beres dengan berkah." -Aa Gym

"Kemuliaan bukan dari yang kita kumpulkan dan miliki, tapi dari apa yang bisa kita berikan." -Aa Gym

"Barang siapa tidak dicoba dengan bencana atau kesusahan, maka tidak ada sebuah kebahagiaan pun baginya di sisi Allah." -Adh-Dhahhak

"Jangan suka menyinggung dan jangan mudah tersinggung, In Shaa Allah hidup akan lebih ternikmati." -Aa Gym

"Barangsiapa tidak menghargai nikmat, maka nikmat itu akan diambil dalam keadaan ia tidak mengetahuinya." -Siriy Assaqathi

"Sabar akan sulit dimiliki oleh orang yang cinta duniawi, yang sangat merasa 'memiliki'." -Aa Gym

"Setiap orang memiliki episode masing-masing, berganti saat, berganti pula episode. Ridho kepada takdir, membuat hidup lebih nyaman dan berkah." -Aa Gym

"Lupa 5 hal karena 5 hal, cinta dunia lupa akhirat, cinta kehidupan lupa kematian, cinta rumah mewah lupa makam, cinta harta lupa sedekah, cinta makhluk lupa dengan Allah." -Ustadz Yusuf Mansur

"Barangsiapa yang disempitkan rezekinya, hendaklah perbanyak sedekah. In Shaa Allah, Allah akan segera berkenan melapangkan rezeki hambanya yang bersedekah karena Allah." -Ustadz Yusuf Mansur

"Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Seluruh perkaranya baik baginya. Tidak ada hal seperti ini kecuali hanya pada orang mukmin. Jika dia mendapatkan kesenangan lantas dia bersyukur, maka hal itu baik baginya. Dan jika dia ditimpa kesulitan lantas dia bersabar, maka hal itu baik baginya." -HR. Muslim

"Apabila engkau melihat seorang yang menyia-nyiakan shalatnya, maka demi Allah, orang tersebut akan menyia-nyiakan perbuatan yang lainnya." -Umar bin Khattab

"Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah yang mampu mengendalikan amarahnya." -HR. Bukhari

"Kita stress karena terlalu banyak mengandalkan diri dan makhluk yang lemah bukan mengandalkan yang Maha Kuasa atas segalanya." -Aa Gym


"Kekayaan bukanlah dengan banyaknya harta. Namun, kekayaan adalah hati yang selalu merasa cukup." -HR. Bukhari-Muslim

"Tidak ada suatu teriakan nafas pun tanpa seizin Allah. Begitu pun dengan musibah, tidak ada suatu kejadian tanpa kehendak-Nya." -Aa Gym

"Allah Maha Kaya, gajah hidup dicukupi rezekinya, apalagi manusia." -Aa Gym

"Ketahuilah, bahwa Anda bukan satu-satunya orang yang mendapat ujian. Tidak seorangpun yang lepas dari kesedihan. Dan tidak seorangpun yang luput dari kesulitan." -Dr. Aidh Al-Qarni (La Tahzan)

"Dunia itu di tangan, jangan di hati. Bila di hati akan sombong bila punya, sedih bila tak punya, dengki lihat orang yang punya." -Aa Gym

"Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri Anda dengan Rabb. Akan mengajarkan kepada diri Anda, bagaimana berdo'a, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri pada diri Anda." -Dr. Aidh Al-Qarni (La Tahzan)

"Sibuk dengan penilaian orang akan membuat kita sibuk dengan membangun topeng bukan isi." -Aa Gym

"Ketika pintu kebahagiaan tertutup banyak pintu lain terbuka, tetapi kadang kita menatap pintu yang telah tertutup terlalu lama sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita." -Dr. Aidh Al-Qarni (La Tahzan)

"Saudaraku, dendam dan kedengkian yang ada dalam hatimu lebih membahayakan kesehatanmu daripada musuh yang nyata." -Dr. Aidh Al-Qarni (La Tahzan)

"Ingin duniawi sangat boleh dan wajar, tapi tak harus ngotot harus dapat karena belum tentu baik untuk dunia akhirat kita." -Aa Gym

"Betapapun kita melakukan sesuatu dengan bersimbah peluh, kalau tidak ikhlas melakukannya, tidak akan ada nilainya di hadapan Allah." -Aa Gym

"Ayo berlapang dada, jangan mudah tersinggung, jangan mudah ngomel, jangan mudah marah, capek hidup emosional begitu." -Aa Gym

"Cacian yang menyadarkan kekurangan diri dan membuat tersungkur bertobat lebih baik daripada pujian yang membutakan hati." -Aa Gym

"Makin yakin kepada Allah, hidup makin semangat dan tak akan pernah putus asa, dan selalu ada pertolongan-Nya." -Aa Gym

"Orang yang rendah hati atau tawadhu selalu menentramkan, beda dengan yang sombong membuat suasana tak enak." -Aa Gym

"Ikhlas adalah hakikat Islam. Karena, Islam itu adalah kepasrahan kepada Allah, bukan kepada selain-Nya. Maka barangsiapa yang tidak pasrah kepada Allah sesungguhnya dia telah bersikap sombong." -Ibnu Taimiyah

"Barangsiapa yang beramal untuk akhiratnya, maka Allah akan mencukupkan baginya urusan dunianya."

"Keberuntungan paling besar di dunia ini adalah kamu menyibukkan dirimu di sepanjang waktu dengan perkara-perkara yang lebih utama dan lebih bermanfaat untukmu kelak di hari akhirat." -Ibnu Qayyim

"Hidup bukan untuk pamer dan banyak gaya, tapi untuk banyak berbuat kebaikan yang tulus." -Aa Gym

"Merenungkan tentang nikmat Allah sungguh merupakan salah satu ibadah yang utama." -Umar bin Abdul Azis

"Diantara tanda berpalingnya Allah SWT dari seorang hamba adalah Allah menjadikan kesibukannya pada hal-hal yang tidak bermanfaat baginya." -Imam Hasan Al-Bashri

"Kalau mau beli sesuatu sebaiknya bukan karena ingin, tapi karena perlu dan mampu, niscaya tak akan menjadi beban." -Aa Gym

"Aku yakin bahwa jatah rezekiku tidak akan diambil oleh orang lain, maka hatiku pun selalu tenang karenanya." -Imam Asy-Syafi'i

"Alangkah ruginya jika kita hanya mengejar dunia, tidak mengejar keridhaan Allah sebagai Pemilik Dunia." -Ustadz Yusuf Mansur

"Rezeki kita sudah ada, utuh, lengkap, tak akan tertukar. Jemputlah dengan niat dan cara yang Allah sukai, niscaya cukup dan berkah." -Aa Gym

"Orang paling dzalim terhadap dirinya adalah yang mau merendahkan diri kepada selain Allah, dan mengharap cinta kepada selain Allah yang tidak bisa memberinya manfaat." -Imam Asy-Syafi'i

"Bagaimana mungkin kita sibuk mencari rezeki, tanpa memohon kepada Ar-Razaaq, Allah Penguasa, Pemilik, dan Pembagi Rezeki kita." -Aa Gym

"Jangan sampai ayam jantan lebih pandai darimu. Ia berkokok di waktu subuh, sedang kamu tetap lelap dalam tidur." -Lukman Hakim

"Sabar akan mendapatkan ganjaran yang baik dan mengeluh akan mendatangkan kesia-siaan." -Ustadz Yusuf Mansur

"Janganlah kau tuntut Tuhanmu karena tertundanya keinginanmu, tetapi tuntutlah dirimu sendiri karena engkau telah menunda adabmu kepada Allah." -Syeikh Ibnu Athaillah

"Saya tidak bangga dengan keberhasilan yang tidak saya rencanakan sebagaimana saya tidak akan menyesal atas kegagalan yang terjadi di ujung usaha maksimal." -Harun Al-Rasyid

"Orang yang terkaya yaitu orang yang menerima pembagian Allah dengan rasa senang." -Ali bin Husein

"Sesungguhnya Allah sudah sangat tahu keinginan dan yang terbaik bagi kita, fokus saja lakukan dengan sungguh-sungguh apa yang disukai-Nya." -Aa Gym

"Bila engkau adalah pemilik hati yang qanaah (Ridha dan merasa cukup dengan pembagian Allah), maka engkau adalah orang kaya." -Imam Asy-Syafi'i

"Orang yang tidak percaya bahwa Allah telah menjamin rezekinya, maka ia akan mendapat laknat dari Allah." -Imam Hasan Al-Bashri

"Bila semangat karena dipuji, tak semangat karena tak dipuji dan patah semangat karena dicaci, itu ciri kita tak ikhlas." -Aa Gym

"Saya belum menemukan dalam ibadah, sesuatu yang lebih sulit daripada shalat di tengah malam." -Imam Hasan Al-Bashri

"Ketahuilah, bahwa sabar adalah ibarat kepada dari suatu tubuh. Jika kepada hilang, maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak." -Ali bin Abi Thalib ra.

"Jangan ragu akan keindahan skenario Allah. Tiada yang lebih menginginkan kita bahagia dan selamat selain Dia Yang Maha Baik." -Aa Gym


Semoga bermanfaat....
sumber: Nasihat Islam (bisa di download di playstore)

Sabtu, 13 Agustus 2016

Samufibi

                AKULAH SI PENGAGUM SASTRA, PENIKMAT MUSIK, PECINTA FILM, PENYUKA BIRU.



                Pengagum Sastra, telah lama ku mengaguminya. Jatuh hatiku padanya. Kata demi kata yang kau punya, berhasil menghipnotisku dan menyulapku menjadi seseorang yang ingin terus mempelajarimu. Memahamimu. Mendalami maknamu. Sastra itu luas, mendominasi di penjuru dunia. Pun, sastra mengedepankan keindahan bahasa agar dapat menyentuh jiwa dari si pembacanya. 

                Penikmat Musik, lantunan nada yang membentuk melodi darimu sungguh memukau. Mempesona hingga membuatku terpana. Kau mampu menyentuh lubuk hati yang paling dalam sekalipun, itulah kehebatanmu. Kau mampu membuat semua insan yang mendengarmu turut larut dalam keheningan malam. 

                Pecinta Film, engkau dikenal sebagai gambar hidup atau foto bergerak yang merupakan serangkaian gambar diam. Kau mampu membuat si penonton turut menikmati alur demi alur yang kau punya. Kau mampu membuat orang berlama-lama menatap layar hanya untuk menunggu misteri yang kau punya terbongkar satu-persatu. Jalan ceritamu membuat semua orang penasaran, membuat mereka rela menontonmu hingga kau berhenti berputar.

                Penyuka biru, semua yang bernuansa biru nan sendu, ku menyukainya. Menurutku, biru bukan sekedar warna, namun ia merupakan pelengkap keindahan langit di siang hari dan mampu membuat awan menjadi tak pucat hingga lebih menentramkan hati ketika dipandang. Ia mendominasi di muka bumi ini. Dapat ditemukan dimanapun langkah kakimu menuju. Si penyuka biru ini tidak pernah bosan memandangi segala hal berbau biru. Karena sekali lagi, biru bukan sekedar warna. Namun siap menjadi pelengkap, dan membuat siapapun yang menatapnya tak ingin beralih pandangan kemanapun kecuali padanya.
               

Minggu, 05 Juni 2016

Semangat pantang luntur!

            Dalam hidup ini, kadang kita dihadapkan dengan berbagai masalah yang mungkin membuat kita memikul beban yang berat. Sebenarnya, masalah itu bukan untuk diprotes, bukan pula untuk dijadikan sebagai beban, namun, masalah datang karena Allah tahu, kamu lebih kuat dari masalah yang kamu hadapi. Ingatlah akan satu hal, bahwasanya Allah tidak akan memberikan masalah diluar kemampuanmu. Allah yakin kamu pasti bisa menghadapinya.

            Allah memilihmu untuk mendapat masalah itu karena Allah yakin kamu mampu menghadapinya bahkan mencari jalan keluarnya. Allah tahu bahwasanya kamu adalah orang yang kuat, bahkan lebih kuat dari yang lain, maka dari itu Allah memberi sedikit ujian kepada kita.

            Kamu harus tahu dan harus yakin, bahwasanya kamu lebih pintar dari yang kamu pikir, dan lebih kuat dari yang kamu bayangkan. Bayangkan, jika dalam hidup ini kita tak pernah dihadapkan dengan berbagai masalah, apakah kita akan tahu bagaimana rasanya mengikhlaskan sesuatu? Apakah kita akan tahu bagaimana rasanya bersabar? Apakah kita akan tahu kenikmatan dari bersyukur itu seperti apa? Tidak, kita tidak akan pernah tahu dan dapat merasakan semua itu jika kita tidak pernah melewati berbagai masalah, ujian, dan cobaan yang ada di hidup ini.

            Jika kita sedang dihadapkan dengan suatu masalah, mintalah kekuatan hanya kepada Allah, mintalah kepada-Nya agar kita diberikan kesabaran tiada batas, mintalah kepada-Nya dengan ucapan yang lembut, tidak tergesa-gesa, dan dengan hati yang tulus dengan penuh keikhlasan untuk diberikan jalan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi. Jika Allah berkehendak, apapun dapat terjadi. 

            Sadar tidak? Terkadang kita hanya datang kepada Allah pada saat kita sedang ditimpa berbagai macam ujian, cobaan, musibah, dan kesulitan. Kita merengkuh di hadapan-Nya, meminta agar diberi kesabaran dan jalan keluar dari setiap masalah yang kita punya. Sadarkah kita akan hal itu? Nah, mungkin Allah memberikan masalah kepada kita agar kita senantiasa merengkuh di hadapan-Nya, memanjatkan untaian do’a kepada-Nya, dan memohon-mohon dengan penuh belas kasih. Mungkin Allah sangat rindu kepada kita, sangat merindukan kita. Allah ingin melihat kita terus-menerus merengkuh di hadapan-Nya dengan penuh keikhlasan. Berpikir positiflah terhadap suatu apapun yang Allah berikan kepada kita. Allah tidak akan pernah memberikan kita masalah, ujian, dan cobaan jika kita bukan orang yang Allah sayangi. Justru karena Allah menyayangi kita, maka diturunkan ujian pada kita agar kita senantiasa menjadi orang-orang yang mensyukuri nikmat-Nya.

            Maka dari itu, bersyukurlah atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Allah ingin kita menjadi orang yang kuat, Allah ingin melihat kita menjadi hamba-Nya yang senantiasa menjadikan sholat dan sabar sebagai penolong kita. Tiga kunci agar kita dapat senantiasa berbahagia walaupun sedang tertimpa masalah, ujian, cobaan dan musibah adalah; berpikir positif, bersyukur (jangan pernah mengeluh; namun hadapilah), dan terus bersabar. In Shaa Allah, jika kita dapat melewati setiap masalah tersebut dengan kelapangan dada dan kesabaran yang tiada batas, maka akan bernilai pahala di sisi-Nya. 

Jangan pernah berkata, "Ya Allah, aku punya masalah besar..", Tetapi katakanlah, "Hei masalah! Aku punya Allah yang Maha Besar!" 

Warna saja yang luntur, semangat jangan.
Semangat, duhai sahabatku!


 

Hijrah itu Indah





             Hijrah itu pindah, berubah, proses menuju kebaikan.
Niat berhijrah harus didasarkan atas bentuk kecintaan dan ketaqwaan kita kepada Allah,
Niat berhijrah itu semata-mata hanya untuk mendapatkan ridho Allah.
Memang, yang namanya berhijrah itu bukanlah hal yang mudah.
Namun, jika memang kita bersungguh-sungguh untuk berhijrah, maka Allah akan membantu kita dalam proses berubah menjadi lebih baik lagi dari yang sebelumnya.
Jika kita mendekat menuju Allah dengan merangkak, maka Allah akan mendekat menuju kita dengan berlari.

            Maha Suci Allah Yang Maha Sempurna, yang menciptakan kita dengan akal,
Tentunya agar kita dapat berpikir,
Dan dapat membedakan, mana yang memang baik untuk kita, dan mana yang memang buruk untuk kita.
Dan yang baik itu patut untuk dikerjakan, namun yang buruk patut untuk kita hindari, bahkan kita tinggalkan.
Jika kita baru mempunyai niat untuk berhijrah menjadi lebih baik, maka kita sudah mendapat satu pahala.
Dan jika kita melakukan apa yang kita niatkan tersebut dengan bentuk tindakan nyata, maka kita akan mendapat dua pahala sekaligus.

            Sangat sayang kan Allah pada kita?
Jika Allah saja mencintai kita, apakah kita pantas untuk membantah perintah-Nya? Apa ada alasan untuk kita tidak menjalankan perintah-Nya?
Sudah seharusnya kita merasa malu pada diri kita sendiri,
Di saat Allah benar-benar mencintai kita, malah kita enggan dan bermalas-malasan untuk menjalankan perintah-Nya.
Allah akan memberikan hidayah kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dan tentunya hanya orang-orang pilihanlah yang berhak mendapat hidayah dari-Nya.
Maka, jangan tunggu hidayah itu datang. Namun, jemputlah hidayah itu. 

            Nah, salah satu hijrah yang memang merupakan kewajiban bagi kaum muslimah yaitu adalah berhijab. Berhijab merupakan perintah langsung dari Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah An-Nur ayat 31 yang berbunyi :
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Yang artinya:Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” 

            Jika kita ingin menjadi hamba-Nya yang taat dan patuh kepada-Nya, maka kita pun harus tunduk pada perintah-Nya, termasuk perintah dalam berhijab ini.  

            Berhijab tak lantas membuat kita menjadi seperti malaikat, justru baru awal menuju ketaatan. Dalam perjalanan menuju ketaatan ini, tentunya kita butuh teman yang akan membantu kita dalam melangkah, yang terus memotivasi dan saling mengingatkan dalam hal kebaikan.

            Allah menciptakan mata, agar kita dapat melihat dengan baik. Allah menciptakan telinga, agar kita dapat mendengar dengan baik. Allah menciptakan hati, agar kita dapat ikhlas untuk menerima. Dan Allah menciptakan kaki untuk melangkah menuju perbaikan diri.

            Untuk dapat beristiqomah di jalan-Nya, tentunya kita harus terus berusaha dan berdo'a. Meminta kepada Allah agar diberi kelapangan jalan untuk berubah menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Jangan meremehkan kekuatan do’a. Takdir memang sudah Allah tetapkan. Namun, jika kita terus-menerus berdo’a, beristiqomah di jalan yang Allah ridhoi, In Shaa Allah tidak lain dan tidak bukan, Allah akan mengabulkan do’a kita. Namun, jika kita merasa ada do’a-do’a yang belum sempat terkabulkan oleh-Nya, maka berbaik sangkalah kepada-Nya. Mungkin, Allah ingin terus mendengar suara kita dalam berdo’a, Allah rindu kita, Allah ingin terus mendengar do’a kita, dan di saat yang tepat, Allah pasti akan mengabulkan do’a-do’a kita. Terkadang aku merasa malu, Allah mengabulkan do’a-do’a ku, tidak peduli seberapa banyak dosaku.

            Dan pastinya, untuk berhijrah kita pasti akan menemukan jalan yang berliku, banyak rintangan dan tantangan yang mungkin akan menggoyahkan iman kita jika kita tidak mempertahankan benteng keimanan kita. Percayalah, jika kita berusaha untuk menjaga pertahanan iman kita, maka Allah pun akan membantu kita dalam menjaganya. Dan alangkah baiknya, jika kita mengajak teman-teman, sahabat-sahabat, dan semua orang yang kita sayang untuk turut berhijrah ke arah yang lebih baik. Karena, pahala untuk orang yang mengajak kebaikan kepada orang lain sama seperti orang yang melakukannya. 

            Nah, maka dari itu, mari kita mulai memperbaiki diri dari sekarang. Tak perlu mengejar cinta semu manusia yang terkadang hanya berujung pada kekecewaan. Kejarlah cinta Allah, gapailah ridho Allah. Karena, jika kita terus memperbaiki diri, In Shaa Allah, jodoh kita pun sedang memperbaiki dirinya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena Allah sudah menjanjikan bahwasanya wanita yang baik untuk laki-laki yang baik pula. Seperti firman-Nya dalam Al-Qur’an Surah An-Nur ayat 26 :


اَلْخـَبِيـْثــاَتُ لِلْخَبِيْثـِيْنَ وَ اْلخَبِيْثُــوْنَ لِلْخَبِيْثاَتِ وَ الطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَ الطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ.

“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)



Minggu, 27 Maret 2016

Aku dan Bayanganku






Enggan mengingat kenangan yang mulai berdebu
Namun bayangmu selalu hadir
Di saat aku mulai melangkah
Menapaki jalanku sendiri.. Masa depan cemerlang..

Tanpa bayangmu aku bisa

Tiada senyummu aku masih bernafas
Kau mengejar bayangan itu
Ku mengejar bayanganmu.. Bayangan semu..

Tak dapat ku gapai..

Tak dapat ku raih dengan tanganku..
Dan kau meninggalkanku sendiri
Bersama bayanganku

Semakin ku mengejar

Semakin ku menyadari
Bahwa kini, hanya ada
Aku dan Bayanganku